Ujian Lokal Profesi Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Udayana
Pada Kamis, 12 Maret 2026, Program Studi Profesi Dokter Spesialis Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyelenggarakan Ujian Lokal Profesi yang berlangsung di Sekretariat Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, RSUP Prof. Dr. I. G. N. G. Ngoerah, Denpasar, Bali. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi kompetensi peserta didik dalam program pendidikan dokter spesialis. Ujian dimulai pada pukul 08.30 WITA dan berlangsung hingga 11.30 WITA. Dalam pelaksanaannya, ujian menggunakan sistem station yang dirancang untuk menguji kemampuan klinis, penalaran diagnostik, serta pengambilan keputusan terapeutik pada berbagai bidang ilmu bedah.
Sebanyak enam kandidat mengikuti ujian lokal profesi pada kesempatan ini, yaitu:
1. dr. Ida Bagus Wisnu Parbawa Kusuma
2. dr. Anak Agung Kade Ari Sanjaya
3. dr. Ida Bagus Putra Ambara
4. dr. I Made Oka Wahyantara
5. dr. I Dewa Gede Agung Purwakatamayasa
6. dr. Krishna Murprayana
Pelaksanaan ujian dibagi menjadi enam station, masing-masing mewakili subspesialisasi utama dalam bidang bedah. Station tersebut meliputi:
- Bedah Onkologi
- Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV)
- Bedah Saraf
- Bedah Digestif
- Urologi
- Bedah Plastik
Setiap station dipandu oleh penguji yang merupakan staf pengajar sekaligus konsultan di bidangnya. Adapun tim penguji pada ujian lokal profesi ini terdiri dari:
1. Dr. dr. I Gede Budhi Setiawan, SpB, Subsp. Onk (K)
2. Dr. dr. Gede Eka Rusdi Antara, Sp.B, Subsp. BD (K), MARS, MH
3. Dr. dr. I Gusti Putu Hendra Sanjaya, SpB, SpBP-RE, Subsp. L. B. L. (K)
4. dr. I Wayan Sudarma, SpBTKV, Subsp. T (K), FIATCVS
5. dr. Pande Made Wisnu Tirtayasa, SpU (K), Ph.D
6. dr. Dewa Putu Wisnu Wardhana, SpBS (K), FINSS, FICS
Kegiatan ujian lokal profesi ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap peserta didik memiliki kompetensi dalam berbagai aspek yang diperlukan dalam praktik bedah, mulai dari penilaian kasus, interpretasi temuan klinis dan penunjang, hingga perencanaan penatalaksanaan pasien.



FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA