Bakti Sosial “Kenali Lebih Awal, Tangani Lebih Cepat” di Puskesmas Payangan Gianyar, Wujud Pengabdian Masyarakat Program Studi Ilmu Bedah FK Universitas Udayana
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-35 Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Departemen Ilmu Bedah FK Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial bertajuk “Kenali Lebih Awal, Tangani Lebih Cepat” di Puskesmas Payangan, Gianyar, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 35 tahun Program Studi Ilmu Bedah FK Universitas Udayana sekaligus menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, Departemen Ilmu Bedah berupaya memberikan edukasi, deteksi dini, serta pelayanan kesehatan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Dr. dr. Made Agus Dwianthara Sueta, Sp.B, Subsp.BD(K). Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian plakat sebagai bentuk apresiasi dan kerja sama kepada Kepala Puskesmas Payangan, dr. Ni Putu Eka Ngantini, yang diserahkan oleh Prof. Dr. dr. Putu Anda Tusta Adiputra, Sp.B, Subsp.Onk(K).
Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Salah satu rangkaian utama kegiatan adalah penyuluhan kesehatan yang membahas beberapa permasalahan bedah yang penting untuk dikenali sejak dini oleh masyarakat.
Materi mengenai “BAB Berdarah” disampaikan oleh Dr. dr. Made Agus Dwianthara Sueta, Sp.B, Subsp.BD(K). Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keluhan buang air besar berdarah, termasuk pentingnya mengenali tanda dan gejala yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selanjutnya, dr. Ida Bagus Budiarta, Sp.B, Subsp.BVE(K) memberikan penyuluhan mengenai Chronic Limb-Threatening Ischemia (CLTI). Masyarakat diberikan pemahaman mengenai gangguan aliran darah pada tungkai, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, serta pentingnya deteksi dan penanganan sedini mungkin untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.
Sementara itu, edukasi mengenai kanker payudara disampaikan oleh dr. I Putu Ari Gunawan, Sp.B, Subsp.Onk(K). Penyuluhan menekankan pentingnya mengenali perubahan pada payudara dan melakukan pemeriksaan secara tepat sebagai bagian dari upaya deteksi dini kanker payudara.
Screening dan Pelayanan Kesehatan
Selain penyuluhan, kegiatan bakti sosial juga dilengkapi dengan screening penyakit melalui sejumlah pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi anoskopi, ultrasonografi (USG) untuk evaluasi CLTI, serta USG mammae.
Pelaksanaan screening ini menjadi bagian penting dari konsep kegiatan “Kenali Lebih Awal, Tangani Lebih Cepat”, karena masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai penyakit, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menjalani pemeriksaan secara langsung.
Kegiatan juga memberikan pelayanan tindakan bedah minor, meliputi ekstraksi kuku, eksisi clavus, sirkumsisi, serta insisi dan drainase abses. Pelayanan tersebut diberikan sesuai dengan indikasi dan hasil pemeriksaan terhadap masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Wujud Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Selama 35 tahun perjalanan Program Studi Ilmu Bedah FK Universitas Udayana, kontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat terus menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan, pelayanan, dan penelitian di bidang ilmu bedah.
Bakti sosial di Puskesmas Payangan ini menjadi salah satu bentuk konkret komitmen tersebut. Kegiatan tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengenali tanda dan gejala penyakit sejak dini, melakukan pemeriksaan yang tepat, serta memperoleh penanganan secara lebih cepat.
Melalui kegiatan ini, Departemen Ilmu Bedah FK Universitas Udayana berharap kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat dapat terus berkembang, sehingga kontribusi institusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dapat semakin luas dan berkelanjutan.


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA